BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kata teknologi harfiah berasal dari bahasa ”texere” yang berarti menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Secara Etimologi, Informasi berasal dari bahasa Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garisbesar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”. Dari pengertian kedua kata tersebut, pengertian dasar Teknologi Informasi adalah menyusun data yang telah diolah untuk mengambil suatu keputusan oleh penerima informasi tersebut.
Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK (bahasa Inggris: Information and Communication Technologies; ICT) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK/ICT terbagi menjadi dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan.
Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia selalu berjalan dari masa ke masa. Sebagai Negara yang sedang berkembang, selalu mengadopsi berbagai teknologi informasi hingga akhirnya tiba di suatu masa di mana penggunaan internet mulai menjadi “makanan” sehari-hari yang dikenal dengan teknologi berbasis intenet (internet based technology). Sebagian besar orang dapat dan telah mengakses informasi yang tersedia melalui perpaduan teknologi komunikasi dan teknologi informasi dari mana saja dan kapan saja.
Saat ini perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi seluruh bidang kehidupan umat manusia. Intrusi teknologi ini telah masuk ke dalam berbagai bidang teknologi lain hingga sedemikian jauh, sampai-sampai tidak ada satupun peralatan hasil inovasi teknologi yang tidak memanfaatkan perangkat teknologi informasi. Membicarakan pengaruh teknologi informasi pada berbagai bidang lain tentu memerlukan waktu diskusi yang sangat panjang. Selain telah mendarah daging pada kehidupan sehari – hari manusia, ICT/TIK juga telah mempengaruhi berbagai bidang kehidupan lainnya. Salah satunya adalah pada bidang industri. Ketepatan dan kemudahaan berbagi informasi menjadi salah satu faktor vital bagi bagian produksi industri apapun sehingga teknologi informasi dan teknologi komunikasi berpengaruh besar dalam membantu proses pembagian informasi secara real-time dan akurat serta berperan dalam memudahkan proses perencanaan dengan pengolahan data yang lebih baik.
Dalam makalah ini kami membahas lebih dalam mengenai peranan dan manfaat teknologi informasi dan komunikasi.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa saja peranan teknologi informasi dan komunikasi ?
2. Apa saja manfaat teknologi informasi dan komunikasi ?
1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui peranan teknologi informasi dan komunikasi.
2. Untuk mengetahui manfaat teknologi informasi dan komunikasi.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang sangat cepat membuat seluruh aktifitas yang dilakukan oleh manusia semakin singkat dan cepat. Dalam hal ini perkembangan tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung seluruh aktifitas manusia dalam segala bidang antara lain :
1. Bidang Pendidikan (e-education) Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran-pergeseran dalam dunia pendidikan dari tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka dan lebih fleksibel. Beberapa ahli sejak dulu telah meramalkan perubahan-perubahan di bidang pendidikan.
1. Bidang Pendidikan (e-education) Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran-pergeseran dalam dunia pendidikan dari tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka dan lebih fleksibel. Beberapa ahli sejak dulu telah meramalkan perubahan-perubahan di bidang pendidikan.
Mereka itu diantaranya berikut ini: Ivan Illich, tahun 70-an mengagas tentang “Pendidikan tanpa Sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrim guru tidak lagi diperlukan. Berikut merupakan beberapa pendapat dari beberapa ahli:
1. Bishop G., tahun 1989 meramalkan bahwa pendidikan mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa batasan usia maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
2. Mason R., tahun 1994 berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan terjadinya interaksi dan kolaborasi..
3. Tony Bates, tahun 1995 menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting untuk kesejahteraan ekonomi.
4. Alisjahbana I., tahun 1966 mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time)”, teknik pengajaran akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan interdisipliner.
5. Romiszowski & Mason (1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC)” yang bersifat sinkron dan asinkron.
1. Bishop G., tahun 1989 meramalkan bahwa pendidikan mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa batasan usia maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.
2. Mason R., tahun 1994 berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan terjadinya interaksi dan kolaborasi..
3. Tony Bates, tahun 1995 menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting untuk kesejahteraan ekonomi.
4. Alisjahbana I., tahun 1966 mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time)”, teknik pengajaran akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan interdisipliner.
5. Romiszowski & Mason (1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC)” yang bersifat sinkron dan asinkron.
Dari pandangan para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa depan akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja “saat itu juga” dan kompetitif. Seperti kita ketahui bahwa saat ini bimbingan konseling belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah di Indonesia memberikan jam yang cukup untuk materi bimbingan konseing ini, karena berbagai alasan. Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran guru bimbingan konseling akan berhasil? Siapapun pasti akan menjawab tidak. Dengan argumen apapun jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai seperti yang diharapkan, maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai sasarannya. Oleh karena itu peranan teknologi informasi bisa menjawab kekurangan waktu tersebut. Aplikasi teknologi informasi dalam bimbingan konseling adalah memberikan informasi kepada klien tentang apa yang dibutuhkannya. Selain itu, sarana yang diberikan oleh teknologi informasi itu sendiri, memungkinkan antar pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok lainnya dapat bertukar pikiran. Teknologi informasi pun dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan untuk dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja konselor itu sendiri.
2. Bidang Pemerintahan (e-government)
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).
3. Bidang Keuangan dan Perbankan
Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada layanan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya dalam hitungan menit saja. Perkembangan teknologi informasi Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan SDM dalam memahami komponen teknologi informasi, seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer; sistem jaringan baik berupa LAN (Local Area Network) ataupun WAN (Wide Area Network) dan sistem telekomunikasi yang akan digunakan untuk mentransfer data. Kebutuhan akan tenaga yang berbasis teknologi informasi masih terus meningkat; hal ini bisa terlihat dengan banyaknya jenis pekerjaan yang memerlukan kemampuan di bidang teknologi informasi di berbagai bidang; juga jumlah SDM (Sumber Daya Manusia) berkemampuan di bidang teknologi informasi masih sedikit, bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia.
4. Bidang Perniagaan dan Perdagangan (e-commerce)
Electronic Comerce (E-Commerce) atau perdagangan secara elektronik adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatan jaringan telekomunikasi terutama Internet. Internet memungkinkan orang atau organisasi yang berada pada jarak yang jauh dapat saling berkomunikasi dengan biaya yang murah. Hal ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan transaksi perdagangan. Ada banyak bentuk perdagangan secara elektonik yang dilakukan sekarang , antara lain : Internet Banking, pembelian dan penyedian barang, toko online dan sebagainya. Perdagangan secara elektronik memberikan keuntungan baik kepada perusahan maupun kepada pelanggan (customer).
E-commerce merupakan suatu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisinis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan informasi yang dilakukan secara elektronik”. Di internet, juga bisa melakukan transaksi jual beli barang. Sekarang di internet sudah banyak terdapat toko online. Secara fisik, mereka bukan toko dalam arti sebenarnya. Mereka hanya menyediakan situs web, dan melalui situs web ini bisa memesan barang-barang tertentu pada mereka. Misalnya saja hendak membeli mobil. tinggal mengisi formulir yang disediakan, menuliskan spesifikasi mobil yang hendak di beli, lalu tekan tombol buy (beli). Pembayaran dilakukan dengan kartu kredit (melalui internet juga). Beberapa hari kemudian, mobil yang Anda pesan tersebut diantar ke rumah Anda.
B. Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi TIK
Dengan kemampuan untuk mendistribusikan informasi secara cepat, dari satu tempat ke tempat yang lain yang berjauhan, tentu saja memberikan manfaat yang sangat berarti dalam kehidupan manusia. Berikut ini dijelaskan manfaat penerapan TIK bagi Bimbingan dan Konseling :
1. Akan meningkatkan kreativitas, meningkatkan keingintahuan dan memberikan variasi pengajaran, sehingga kelas akan menjadi lebih menarik.
2. Konselor akan memiliki pandangan yang baik dan bijaksana terhadapmateri yang diberikan.
3. Akan memunculkan respon yang positif terhadap penggunaan email.
4. Tidak akan menimbulkan kebosanan.
5. Karena tuntutan layanan yang harus diberikan oleh guru Bimbingan dan Konseling kepada seluruh siswa di sekolah yang begitu besar sementara ratio jumlah Konselor/ Guru BK tidak seimbang dengan jumlah siswa di sekolah, sehingga diharapkan dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ini masalah-masalah siswa yang bersifat minor di sekolah dapat ditangani secara menyeluruh.
Sedangkan manfaat lainnya sebagai berikut :
1) Globalisasi Dengan hadirnya TIK, orang-orang yang tersebar di dunia bisa saling bertukar informasi atau berinteraksi dengan cepat dan effisien, tidak tergantung pada lokasi mereka ataupun perbedaan bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. Seorang siswa yang tinggal di daerah yang terpencil bisa mengambil informasi atau memperoleh pengetahuan yang sebenarnya terletak ribuan atau ratusan ribu kilometer darinya. Sebagai contoh, seorang yang ingin beli buku yang ada di luar negri cukup mendatangi warung internet, jika tidak punya akses di rumah atau di kantor, dan melakukan pemesanan karena penjual membuka toko buku online.
2) Kemudahan Berkomunikasi Dengan buatan TIK, setiap orang dapat berkomunikasi dengan cepat, murah dan efisien. Orang bisa menggunakan komunikasi tidak langsung seperti surat elektronis, komunikasi langsung melalui chatting, ataupun bertatap muka secara elektronis melalui videokonferensi.
3) Dukungan Pembelajaran Banyak program komputer yang ditujukan untuk mempermudah orang dalam mempelajari ilmu pengetahuan maupun bahasa asing,dengan dukungan multimedia, ilmu-ilmu yang sering dianggap sulit dapat disajikan dalam bentuk atau cara yang membuat orang senang mempelajarinya. Sesuatu materi juga dapat dipelajari dengan komputer tanpa harus menginstal program karena program ditauh pada penyedia dan kita cukup mengunjungi situs webnya.
4) Penghematan Biaya Pebisnis dapat menggunakan TIK untuk menjalankan bisnis dengan harapan dapat melakukan penghematan biaya sehingga bisa menjual produk dengan lebih mudah dan meningkatkan kompetisi dengan pesaing. Berbagai perusahaan bisa saling bekerja sama untuk bertukar informasi secara otomatis sehingga tidak perlu melibatkan orang lain secara khusus. Mesin otomatis dapat bekerja menggantikan peran manusia sehingga produksei menjadi lebih mudah dan kualitas seragam bisa diperoleh. 5) Penghilangan Kendala Waktu Dengan dukungan TIK, perusahaan dapat melayani pelanggan selama 24 jam sehari. Perusahan dapat mengoperasikan bisnis tanpa kendala waktu. Nasabah bank bisa mengambil uang kapan saja dengan cukup mendatangi mesin ATM. Bank pun tidak perlu menggaji teller untuk bekerja 24 jam nonstop. Mobile banking memungkinkan nasabah bank melakukan transaksi atau melihat saldo dari mana saja, Sekalipun mungkin ia sedang berada di hutan atau negara lain yang tidak menyediakan ATM bank bersangkutan.
6) Peningkatan Layanan TIK dapat digunakan untuk meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan. ATM, mobile banking, toko online merupakan salah satu bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan. Perbaikan layanan tersebut diharapkan mampu menjaga loyalitas pelanggan. Banyak pemerintah kita atau kabupaten yang menyelenggarakan e-gov dalam rangka memberikan kemudahan dalam melayani masyarakat atau pebisnis.
7) Peningkatan Produktivitas Kerja TIK juga dapat digukana untuk meningkatkan produktivitas kerja sehingga pekerja dapat memberikan sumbangan berarti yang lebih banyak kepada institusi tempat mereka bekerja. Hal – hal yang menjemukan seperti melakukan perhitungan kredit dapat dialihkan ke komputer dan pekerja dapat memanfaatkan waktunya untuk berfikir ke hal0hal yang lebih produktif atau meningkatkan kreativitasnya sehingga lebih memberi manfaat bagi perusahaan.
8) Pencitpaan Lapangan kerja Baru TIK telah membuka banyak lapangan kerja baru sehingga penjaga warnung internet, tenaga pemasar, pemrogram dan ragam tenanga khsusu yang dibutuhkan keterampilan. Pada saat ini banyak istilah spesialis yang terkait dengan dunia TIK, seperti analis sistem, desainer sistem, webmaster, dan system engineer.
9) Penggantian Pekerjaan yang Beresiko TIK dapat pula dimanfaatkan untuk menangani aktivitas yang membahayakan jiwa manusia, misalnya pada pengecoran logam atau pada penanganan limbah. Contoh lain yang menarik telah dilakukan oleh badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Pada 4 December 1996, NASA mengirimkan pesawat tanpa awak ke planet mars. Misinya adalah melakukan analisa terhadap atmosfer, cuaca dan kondisi tanah di planet tersebut. Pesawat ini membawa robot berbentuk kendaraan yang diberinama Sojourner atau bebatuan Sojourner Rover dan dapat melakukan penelitian terhadap bebatuan di Planet Mars. RObot ini dapat mengirimkan gambar-gambar yang diamati ke bumi.
10) Resource sharing Dengan resource sharing dapat menggunakan sumberdaya yang secara bersama-sama. Misalnya seorang pengguna yang berada di 100 Km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut dan seolah olah data tersebut berada di dekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mengatasi masalah jarak.
11) Reliabilitas tinggi Dengan reliabilitas tinggi dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya semua file dapat disimpan atau di copy ke dua, ketiga , atau lebih komputer yang terkoneksi ke jaringan. Sehingga bila satu mesin rusak maka salinan di mesin lain bisa digunakan.
Teknologi informasi memiliki beberapa peranan dan manfaat dalam bimbingan dan konseling (Yusron, 2010), yaitu:
a. Publikasi TI dimanfaatkan sebagai sarana pengenalan kepada masyarakat luas dan juga sebagai pemberi informasi mengenai BK. Publikasi pengumuman, makalah, materi ajar, program aplikasi gratis, data, dll. yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat luas pada situs web (website). website yang menyajikan beragam tema tentang pengembangan pendidikan karakter. Pelayanan dan Bantuan Bimbingan dan konseling dilakukan secara tidak langsung dengan bantuan teknologi informasi. Teknologi informasi dimanfaatkan sebagai sarana pendukung untuk menciptakan layanan yang lebih kreatif dan inovatif, Misalnya penggunaan media power point dan video dalam melakukan bimbingan kelompok sesuai dengan jenis masalah yang ingin diselesaikan, Pemanfaatan internet untuk survei, studi eksplorasi, mencari data, informasi atau dokumen elektronik yang berharga Pendidikan Di dalam informasi yang diberikan melalui sarana TI mengandung unsur pendidikan Penyelenggaraan kompetisi ilmiah, seni, ketangkasan secara on line yang bernilai positif bagi masyarakat luas. layanan BK berbasis berbasis website yang menyajikan beragam tema tentang pengembangan pendidikan karakter. fungsi khusus keberadaan teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling diantaranya adalah sebagai berikut, yaitu:
1. Mempermudah konselor dalam menyusun, mencari dan juga mengolah data. 2. Menjaga kerahasiaan suatu data, karena dengan teknologi memungkinkan untuk menguncinya dan tidak sembarang orang dapat mengaksesnya. 3. Membantu individu maupun kelompok untuk dapat berkomunikasi dengan lebih mudah dan relatif murah dalam pelaksanaan konseling. 4. Memberikan kesempatan kepada individu untuk berkomunikasi lebih baik dengan menggunakan informasi yang mereka terima tanpa perlu bertemu secara fisik (cyber counseling). 5. Menjadikan teknologi informasi sebagai alat dalam suatu program kegiatan, sehingga kegiatan tersebut lebih teratur dan terstruktur. Potensi penggunaan teknologi informasi untuk
Bimbingan dan Konselling menurut Cabanis (1999) yaitu, terdapat 8 potensi teknologi komputer berbasis internet dan 3 potensi komputer berbasis non internet untuk Bimbingan dan Konselling. 8 potensi teknologi komputer berbasis internet. - Email / Surat elektronik - Website / Homepages - Komputer konfrensi video - Sistem bulletin board/ listservs / newsgroup - Simulasi terkomputerisasi - Pangkalan data / FTP Sites - Chat Rooms / Electronic Discussion Groups - Software berbasis internet 3 potensi komputer berbasis non internet • Spreadsheet • Pemrosesan kata • Software non internet.
Potensi teknologi komputer berbasis internet yang dapat digunakan untuk Bimbingan dan Konselling yaitu :
a. Email / Surat elektronik Potensi penggunakaan oleh konselor antara lain untuk terapi, marketing, screening, client / therapist, surat menyurat untuk penjadwalan janji, monitoring inter-sessions, dan tindak lanjut post-therapeutic, transfer rekaman klien, referal, masukan, pekerjaan rumah, penelitian dan colegial profesional. (Bowman & Bowman, 1998). bk_unnes.yahoo.co.id, journalbkunnes@yahoo.com
b. Website / Homepages Potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pemasaran, periklanan, diseminasi informasi, dan publikasi. http://www.cybercounceling.co.cc , http://bk.unnes.ac.id
c. Komputer konfrensi video Potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk terapi, pekerjaan rumah, refeal, dan konsultasi.
d. Sistem bulletin board/listservs/news group Potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk konsultasi, referal / alih tangan kasus, sumberdaya untuk informasi, dan kegiatan asosiasi profesional. .
e. Simulasi terkomputerisasi Potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk supervisi dan pelatihan kompetensi.
f. Pangkalan data / FTP Sites Potensi penggunaan oleh konselor antara lain untuk penelitian, sumber informasi bagi therapis, sumber informasi perpustakaan, transfer rekaman klien, penilaian dan analisis. Chat Rooms / Electronic Discussion Groups Potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk terapi kelompok, membantu diri sendiri dan asesment / pengukuran.
h. \Software berbasis internet Potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pelatihan ketrampilan dan keahlian, bantuan diri sendiri dan pelatihan ketrampilan dan pekerjaan rumah. www.software-bk.com, sofware aplikasi BK/BP Potensi teknologi komputer berbasis non internet yang dapat digunakan untuk Bimbingan dan Konselling yaitu :
a. Spreadsheet Potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk tata kearsipan, data organisasi, informasi klien dan penelitian
b. Pemrosesan kata Potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk tata kearsipan, surat menyurat, marketing, publikasi, penelitian.
c. Software non internet. Potensi penggunaan oleh konselor antara lain, untuk pelatihan ketrampilan untuk profesional dan klien, informasi bantuan diri sendiri, marketing, manajemen kantor, sumber referensi dan catatan kasus.
E-Sosiometri 8 hal yang diperlukan untuk membekali pengetahuan calon konselor terhadap teknologi informasi (Handarini (2007) yaitu:
a. Memahami dan mengikuti penggunaan teknologi mutakhir dalam pendidikan
b. Memiliki keterampilan dasar komputer, lancar dalam hal teknologi
c. Menguasai dan menggunakan berbagai komponen internet terkait layanan bimbingan
d. Mampu mengartikulasikan implikasi dan kesempatan penggunaan teknologi
e. Bertindak sebagai konsumen teknologi yang terdidik dan obyektif
f. Mengenal adanya kelompok dan kegiatan bimbingan yang “virtual” dengan menggunakan teknologi yang dapat mereka ikuti
g. Mampu menggunakan database untuk memonitor dan mengartikulasikan kemajuan siswa
h. Berpartisipasi dalam pengembangan rencana pendidikan berbasis teknologi
Berdasarkan potensi penggunaan komputer untuk konselor, dapat diuraikan manfaat penggunaan teknologi computer untuk Bimbingan dan Konseling (Sampson , Kolodinsky, & Greeno 1997).
Setidaknya ada 28(dua puluh delapan) manfaat dari penggunaan komputer berbasis internet terhadap profesi konseling. Manfaat Komputer berbasis Internet untuk Bimbingan dan Konseling
1. Bantuan diri : Software
2. Client/therapist : Email / surat elektronik
3. Collegial professional : Email / surat elektronik
4. Diseminasi informasi : Website/ homepage
5. Dukungan / pengukuhan : Chat rooms
6. Kegiatan asosiasi professional : newsgroups
7. Konsultasi : a. Computer konferensi video b. Newsgroups
8. Marketing : Email / surat elektronik
9. Masukan : Email / surat elektronik
10. Membantu diri sendiri : Chat rooms
11. Monitoring inter-sessions Email / surat elektronik
12. Pekerjaan rumah : a. Email / surat elektronik b. Computer konferensi video c. Software
13. Pelatihan keterampilan Software
14. Pelatihan kompetensi Simulasi terkomputerisasi
15. Pemasaran / periklanan Website / homepage
16. Penelitian : a. Email / surat elektronik b. Pangkalan data / FTP site
17. Penilaian dan analisis : Pangkalan data / FTP site
18. Publikasi : Website / homepage
19. Referral / alih tangan : a. Newsgroups b. Email / surat elektronik c. Komputer konferensi video
20. Screening : Email / surat elektronik
21. Sumber daya untuk informasi : a. Newsgroups b. Pangkalan data / FTP site
22. Sumber informasi perpustakaan : Pangkalan data / FTP site
23. Supervisi : Simulasi terkomputerisasi
24. Surat menyurat untuk penjadwalan / janji : Email / surat elektronik
25. Terapi kelompok : Chat rooms
26. Terapi : a. Email / surat elektronik b. Komputer konferensi video
27. Tindak lanjut post-therapeutic : Email / surat elektronik
28. Transfer rekaman klien : a. Email / surat elektronik b. Pangkalan data / FTP site Menurut Handarini (2006), menyatakan bahwa teknologi dan internet dapat diterapkan dalam layanan bk yaitu : 1) layanan appraisal, 2) layanan informasi, 3) layanan Konseling, 4) layanan konsultasi, 5) layanan perencanaan, penempatan dan tindak lanjut dan 6) layanan evaluasi.
BAB III
PENUTUP
3.1. KESIMPULAN
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan, Perkembangan Teknologi memang sangat diperlukan.
Kita sangat sadar sekali bahwa kemajuan teknologi saat ini banayak memberikan manfaat yang begitu besar bagi kehidupan manusia dalam berbagai bidang, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan lain sebagainya.
TIK dengan kemampuan untuk mendistribusikan informasi secara cepat, dari satu tempat ke tempat yang lain yang berjauhan, tentu saja memberikan manfaat yang sangat berarti dalam kehidupan manusia.Namun manusia tidak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia.
Jadi sangat perlu sekali pembelajaran atau pengetahuan tentang teknologi yang harus diterapkan sejak dini. Karena kita mengetahui dampak dari teknologi jika digunakan terus-menerus dan berlebihan yang berdampak negatif sangat tinggi.
3.2. Saran
Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi ini sangat penting sekali bagi kehidupan, karena Teknologi Informasi dan Komunikasi itu sangat banyak sekali manfaat nya, terutama di zaman sekarang zaman era globalisasi komputer itu sudah tidak asing lagi, bahkan sekarang hampir semua orang memiliki komputer, tapi di samping banyak manfaat nya juga ada segi negatif nya juga. Banyak sekali pengaruh-pengaruh negatif kalau kita tidak bisa menggunakan dalam bentuk yang posiif, Bahkan banyak sekali akibat dari penyalahgunaan internet akan berakibat negatif pada kita,seperti kalau kita membuka hal-hal yang tidak baik, kita bisa terpengaruhi oleh hal-hal tersebut. Untuk itu mari kita pergunakan komputer atau internet dengan sebaik-baik nya, jangan kita gunakan internet untuk yang tidak baik, karena kalau kita bisa menggunakan atau memanfaatkan dengan sebaik-baik nya kita bisa menjadi orang cerdas.
3.2. Saran
Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi ini sangat penting sekali bagi kehidupan, karena Teknologi Informasi dan Komunikasi itu sangat banyak sekali manfaat nya, terutama di zaman sekarang zaman era globalisasi komputer itu sudah tidak asing lagi, bahkan sekarang hampir semua orang memiliki komputer, tapi di samping banyak manfaat nya juga ada segi negatif nya juga. Banyak sekali pengaruh-pengaruh negatif kalau kita tidak bisa menggunakan dalam bentuk yang posiif, Bahkan banyak sekali akibat dari penyalahgunaan internet akan berakibat negatif pada kita,seperti kalau kita membuka hal-hal yang tidak baik, kita bisa terpengaruhi oleh hal-hal tersebut. Untuk itu mari kita pergunakan komputer atau internet dengan sebaik-baik nya, jangan kita gunakan internet untuk yang tidak baik, karena kalau kita bisa menggunakan atau memanfaatkan dengan sebaik-baik nya kita bisa menjadi orang cerdas.
DAFTAR PUSTAKA
• http://www.artikeltik.com/manfaat-teknologi-informasi-komunikasi-tik.html
• http://asepnasa.weebly.com/peranan-tik.html
• http://widy.mhs.narotama.ac.id/2014/01/09/peran-dan-manfaat-tik-dalam-pendidikan/
• http://mrizalsobri91.wordpress.com/category/manfaat-tik
• http://bk112073.blogspot.com/2013/12/tik-dalam-bimbingan-dan-konseling.html
• http://asepnasa.weebly.com/peranan-tik.html
• http://widy.mhs.narotama.ac.id/2014/01/09/peran-dan-manfaat-tik-dalam-pendidikan/
• http://mrizalsobri91.wordpress.com/category/manfaat-tik
• http://bk112073.blogspot.com/2013/12/tik-dalam-bimbingan-dan-konseling.html






0 komentar:
Posting Komentar
tulis komentar anda dengan sopan